6 Spot Instagenik yang Ada di Ternate

Bagi para pelancong yang tidak pernah melewatkan pelajaran sejarah di sekolah dasar, mereka tentu akrab dengan kota ini, karena sering disebutkan dan memang memiliki pengaruh besar pada sejarah Indonesia. Kota yang saya maksud adalah Ternate.

Ternate sendiri adalah salah satu kota atau pulau di Maluku utara. Pernahkah Anda mendengar tentang Gunung Gamalama? Nah itulah salah satu ikon kota Ternate. Karena terletak di bagian utara Indonesia, Ternate adalah salah satu rute utama bagi penjajah untuk memasuki negara kita. Selain itu, Ternate juga sangat kaya akan rempah-rempah seperti cengkeh dan pala.

Saya berkesempatan mengunjungi Ternate pada tahun 2017 dan 2019, saya dapat menyimpulkan bahwa kawasan wisata di sini memang juara! Tanpa kehilangan, saya melakukan perjalanan ke Ternate, karena, pada kenyataannya, pemandangannya luar biasa.

Berikut adalah enam poin di Ternate yang sangat instagramable. Ayo, perhatikan!

Pantai Fitu

Pemandangan di sini juga harus sangat akrab dengan pikiran para pelancong, Pantai Fitu Ternate ditemukan dengan uang seribu dolar. Lukisan yang dicetak dengan nota seribu rupee menggambarkan pemandangan Pulau Maitara dan Pulau Tidore. Dibandingkan dengan gambar ribuan rupee, itu benar-benar sama, bahkan penduduk setempat menganggap pot 100% sama dengan gambar. Awalnya, daerah Fitu hanyalah pemukiman tepi pantai biasa, tetapi setelah banyak turis mengunjunginya dikenal sebagai Pantai Fitu.

Danau Tolire

Selain kaya akan laut dan pantai, Ternate juga memiliki danau di kaki Gunung Gamalama. Lanskap eksotis dengan warna danau hijau pekat sangat cocok sebagai latar belakang untuk mengambil foto, juga dikenal sebagai hari ini, kita akrab dengan istilah instagenik. Whoa, hati-hati, jangan jatuhkan karena penduduk setempat mengatakan masih ada buaya putih di sana.

Hutan Cengkeh Gambesi

Koleksi paku tua yang masih ditemukan di daerah belakang Universitas Khairun ini sangat cocok untuk bersantai atau piknik. Ternate, yang terkenal dengan rempah-rempahnya, terbukti dengan banyaknya pohon cengkeh yang masih tumbuh, walaupun hanya ranting-rantingnya yang tersisa, salah satunya ada di hutan cengkeh Gambesi. Justru kumpulan cengkeh tua tak berdaun inilah yang membuat kawasan ini eksotis. Selain sebagai booth foto, hutan ini juga sering digunakan untuk sebelum pernikahan dan pemotretan lainnya.

Benteng oranje

Para penjajah, selain meninggalkan luka pada orang Indonesia, juga meninggalkan bangunan peninggalan di Ternate seperti benteng Oranje. Benteng ini dulunya berfungsi hanya sebagai cagar budaya, tetapi sekarang telah direnovasi sedemikian rupa sehingga bersih dan juga merupakan tempat bagi masyarakat di Ternate. Bangunan bersejarah di pusat Ternate ini tidak hanya cocok untuk mengambil gambar, tetapi juga sering digunakan untuk acara-acara tertentu.

Teluk Sulamadaha

Teluk Sulamadaha masih berada di area yang sama dengan Pantai Sulamadaha. Dari pantai kita hanya perlu berjalan sekitar 10-15 menit, maka kita akan menemukan hijaunya Teluk Sulamadaha. Selain pemandangannya yang indah, pelancong juga bisa berperahu karena airnya yang begitu tenang.

Pantai Jikomalamo

Last but not least, pantai favorit saya di Ternate! Pantai Jikomalamo terletak tidak jauh dari Teluk Sulamadaha, tetapi telah memasuki area yang berbeda, jadi Anda harus sedikit berbelok ke jalan, karena dipisahkan oleh tebing. Menurut informasi, daerah Jikomalamo memiliki pemandangan bawah laut yang epik, itulah sebabnya ia sering digunakan untuk menyelam.

Di depan Pulau Hiri, panorama yang disajikan juga luar biasa, karena sangat jelas sehingga terlihat di dasarnya. Satu hal lagi yang istimewa tentang pantai ini adalah pemandangan matahari terbenam, juga dikenal sebagai matahari terbenam, di sini juga juara. Instagrammable, kan?

Nah, itulah enam tempat yang bisa dikunjungi wisatawan untuk mengambil foto di Ternate. Sudahkah Anda memperhatikan daftar keinginan Anda berikutnya?

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*