Pengalaman ke museum keraton surakarta

Jalan- jalan ke Solo, jangan kurang ingat mencari wisata budayanya. Salah satu spot yang harus kalian kunjungi merupakan Museum Keraton Surakarta.

Keraton Kasunan Surakarta terletak di pusat kota Solo, Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta. Pembangunan keraton dicoba dari tahun 1743 sampai 1745. Konstruksi bangunan keraton memakai bahan kayu jati yang diperoleh dari Alas Kethu di dekat kota Wonogiri.

Arsitek keraton ini merupakan Pangeran Mangkubumi, saudara Susuhunan( raja Solo) yang nanti memberontak serta sukses mendirikan kesultanan Yogyakarta dengan gelar Sultan Hamengku Buwana I. Jadi tidak mengherankan bila bangunan kedua keraton mempunyai banyak kesamaan. Sehabis pembangunan berakhir, keraton baru yang diberi nama Keraton Surakarta Hadiningrat tersebut formal digunakan oleh raja pada bertepatan pada 17 Februari 1745.

Apabila mau mendatangi keraton ini, wisatawan wajib mematuhi bermacam peraturan semacam tidak mengenakan topi, kacamata gelap, celana pendek, sandal, dan jaket. Apabila telah terlanjut bercelana pendek bisa meminjam kain bawahan buat digunakan sepanjang mengelilingi kawasan keraton.

Mendatangi keraton Solo dari arah depan dapat nampak lapisan kota lama khas Jawa: suatu bangunan keraton yang dikelilingi oleh alun- alun, Pasar Klewer, serta Masjid Aung Surakarta. Merambah bagian depan keraton, ada bangunan Sasana Sumewa serta suatu meriam berbahan perunggu bernama Kyai Rancawara. Bangunan ini dahulu digunakan bagaikan tempat Pasewakan Agung, ialah pertemuan antara Raja serta para bawahannya. Di tempat ini wisatawan masih dapat memandang Dhampar Kencana( singgasana raja) yang terletak di Siti Hinggil Lor. Wisatawan tidak boleh menaiki zona ini karena tempat itu sangat dihormati serta dikira keramat.

Terletak di kawasan Keraton yang sakral, tempat ini merupakan suatu museum penyimpanan seni sampai kebudayaan Surakarta. Dengan 13 ruangan, kalian bisa memandang bermacam tipe koleksi beberapa barang antik aset para raja yang sempat berkuasa.

Mulai dari ukiran serta lukisan yang indah karya seniman lokal, sampai potret- potret raja, pemimpin Surakarta di era dahulu dapat kalian amati di mari. Salah satu barang yang sangat ikonik, sofa Raja Pakubuwono IV pula siap menyongsong para wisatawan, baik lokal ataupun mancanegara.

Tidak hanya itu, Museum Keraton Surakarta pula mempunyai satu ruang yang berisikan patung. Di situ, kalian dapat memandang keunikan dari patung Buddha, Buddha Avalokiteswara, sampai patung batu yang berasal dari era purbakala.

Saat sebelum berakhir keliling museum, jangan kurang ingat buat mampir ke ruang kesenian rakyat. Ruangan ini jadi zona pameran bermacam perlengkapan kesenian khas Solo, semacam wayang kulit, klenengan, dan jaran kepang. Di sampingnya pula ada ruang pameran topeng yang digunakan buat gelaran tari topeng, semacam Panji Inukertapati, Asmarabangun, Dewi Galuh Candrakirana, serta Klana.

Semenjak dipugar pada 2013 kemudian, Museum Keraton Surakarta tampak lebih terang dengan dominasi corak biru serta putih di nyaris segala bangunan. Menariknya, museum ini pula mempunyai halaman buat bersantai yang diisi sebagian arca malaikat, lho.

Buka tiap hari, kalian lumayan membayar tiket masuk mulai dari Rp10 ribuan buat main ke Museum Keraton Surakarta. Tertarik?

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*