Ciri-Ciri Bunga Rafflesia Arnoldii

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai ciri-ciri dari jenis tumbuhan bunga bangkai.

Berikut ini beberapa ciri dari bunga bangkai atau bunga rafflesia arnoldi, antara lain:

1. Keingintahuan Besar dan Berat Berat

Bunga dari tanaman memiliki diameter besar, bahkan mampu melebihi 1 meter.

Dengan dimensi bunga yang besar, beban tanaman ini dapat mencapai 100 ons atau 10 kilogram.

Puncak bunga ini berlawanan dengan bagian bawah dapat mencapai 50 cm. Variasi mahkota yang dipegang oleh bunga-bunga ini sebagian besar tepat pada usia 5 tahun.

2. Vegetasi Tidak Benar

Apa yang diharapkan dari level ini adalah bahwa Rafflesia arnoldii tidak memiliki akar, batang dan daun.

Ketiga organ tanaman ini adalah kebutuhan utama bagi organisme untuk disebut sebagai tanaman sejati.

Karena bunga ini tidak memiliki akar, batang dan daun, ia tidak dapat menghasilkan makanan pribadinya, sehingga memerlukan makanan dari satu suplai lain, khususnya tanaman inang.

3. Endoparasit

Seperti telah didefinisikan agak dalam faktor-faktor di atas, tanaman ini bukan jenis tanaman autotrofik alias tidak memiliki kekuatan untuk memasok makanan (heterotrof) sendiri.

Rafflesia hidup dengan tampil sebagai parasit obligat (benalu sejati) yang memiliki sulur yang mengambil vitamin dalam batang atau akar tanaman inang.

Karakter sulur tersebut merusak tanaman inang, dan siap membunuh tanaman inang dengan menyerap semua vitamin yang disatukannya.

4. Menghasilkan Aroma Busuk

Seperti yang dibicarakan di awal artikel, bunga ini menghasilkan aroma yang sangat busuk, sehingga biasanya dijuluki bunga mayat.

Tujuan dari aroma busuk ini adalah untuk menggambar lalat yang membantu membuahi Rafflesia arnoldii.

Setiap Rafflesia yang tumbuh menginginkan bantuan seekor lalat yang tertarik pada bau busuk, karena hubungan setiap bunga sangat berbeda satu sama lain.

5. Variasi dalam Keingintahuan, Variasi dalam Gender

Meskipun demikian terkait dengan faktor aroma busuk di atas, bunga ini tidak memiliki 2 organ senggama tanpa penundaan dalam satu bunga.

Setiap bunga semata-mata akan memiliki 1 organ senggama, khususnya organ jantan atau feminin.

Karena kenyataan ini, penyerbukan atau pemupukan memerlukan bantuan lalat yang dapat berpindah dari satu bunga ke bunga lain.

6. Waktu mekar yang panjang

Tidak seperti kebanyakan bunga biasanya, waktu mekar Rafflesia arnoldii relatif panjang, yang mungkin mencapai putaran 110 hari atau 9 bulan.

Waktu mekar yang panjang ini adalah sebagai hasil dari dimensi raksasa dan kebutuhan makanan yang benar-benar raksasa.

Jika tanaman inang tidak cukup kuat untuk membantu ekspansi bunga ini, bunga dapat berkembang hingga 9 bulan.

7. Mekar Kehidupan Interval dan Singkat

Itu berbanding terbalik dengan waktu berbunga yang diakui dalam level di atas.

Ketika bunga ini telah mekar secara optimal, maka bunga ini hanya akan bertahan selama lima hari hingga 7 hari, hidup yang singkat jika dibandingkan dengan bunga yang berbeda.

8. Vegetasi Endemik Indonesia

Juga telah disebutkan pada awal artikel, tumbuhan ini adalah tumbuhan endemik asli Indonesia.

Habitat asli tumbuhan ini berada pada daerah Sumatra Selatan, dengan daerah spesifik yakni Bengkulu.

Bunga ini juga dapat ditemukan di Sumatra Barat, Aceh, Borneo, Sumatra Timur, Nusa Kambangan, Jawa Barat, dan Pangandaran.

Karena sifatnya Endemik, juga sempat disebutkan di poin ke-7, bunga ini sangat sulit ditumbuhkan jika diluar habitat aslinya.

_

Demikian ciri-ciri Rafflesia arnoldii yang merupakan tumbuhan endemik asli Indonesia. Semoga artikel ini menjadi tambahan pengetahuan yang bermanfaat untuk Anda.

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*